Cara Mengatasi Perundungan dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Satuan Pendidikan

Apa yang akan terjadi di tahun 2045 Ada tren besar di tahun itu atau yang dikenal dengan 2045 World Megatrend. Para ahli memperkirakan akan terjadi Megatrend Dunia pada tahun 2014 antara lain:

demografi global

datang

Peran negara-negara berkembang

perdagangan dunia

Pembiayaan eksternal

promosi kelas menengah

Kompetisi Sumber Daya Alam

perkembangan teknologi

Perubahan iklim

perubahan geopolitik

Dengan bonus demografi dan perubahan struktur penduduk Indonesia menimbulkan berbagai masalah, termasuk di bidang pendidikan, termasuk bullying dan kekerasan seksual.

Penindasan atau intimidasi

Bullying atau intimidasi adalah perilaku agresif oleh seseorang atau kelompok terhadap orang atau kelompok lain

Bagaimana Anda membedakan antara intimidasi dan “bercanda”?

Ketidakseimbangan kekuatan atau kekuatan

Pelaku menggunakan kekuasaan/kekuatan mereka (misalnya, fisik, popularitas) untuk mengontrol, merendahkan, menyakiti, atau mengucilkan orang lain

Pengulangan pekerjaan yang dilakukan

Perbuatan yang dilakukan oleh pelaku terjadi lebih dari satu kali atau

Mereka cenderung diulang oleh orang yang sama

Pihak utama dalam tindakan bullying

1. Pelanggar – orang yang terlibat dalam intimidasi

2 Korban – orang-orang yang menjadi sasaran bullying

3 penonton (penonton)

Orang yang menyaksikan bullying

Akar penyebabnya: Mengapa intimidasi terjadi?

1. Kurangnya pengetahuan tentang bentuk dan dampak bullying

2. Para penonton (bystander) tidak melakukan apa-apa

3. Kurangnya partisipasi orang tua dalam mengurangi dan mengatasi bullying

4. Tradisi dan budaya yang membenarkan bullying

Secara umum, tindakan bullying yang terjadi dapat diklasifikasikan menjadi empat bentuk utama:

Penindasan verbal

Mengatakan atau menulis sesuatu kepada korban yang memalukan atau menghina

Contoh bentuk bullying Mengatakan atau menulis sesuatu kepada korban yang memalukan atau menghina

Penindasan sosial atau relasional

Merusak reputasi atau hubungan seseorang di lingkungan sosial tertentu

Trending:  perangkat pembelajaran k13 sd smp sma 2022/2023 (download)

Contoh bentuk bullying

Menyebarkan stigma atau gosip tentang mahasiswa/mahasiswa lain baik di lingkungan satuan maupun di himpunan mahasiswa/mahasiswa

intimidasi fisik

Tindakan yang dilakukan dengan melukai korban secara fisik

Contoh bentuk bullying

Memaksa siswa/mahasiswa baru untuk melakukan tindakan fisik tertentu selama masa orientasi

Penindasan dunia maya (cyberbullying)

Menggunakan media sosial, pesan teks, email, atau media digital untuk merendahkan atau mengucilkan seseorang

Contoh bentuk bullying

Mempermalukan siswa/siswa lain dengan mengirimkan pesan/komentar negatif di media sosial

Bullying tidak hanya berdampak negatif bagi korbannya, tetapi juga berdampak pada pihak lain yang terlibat

Dampak pada korban

• Rasakan berbagai efek negatif pada tingkat mental, emosional, fisik dan prestasi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang

efek mental

Perasaan negatif yang dapat menyebabkan stres, depresi, atau bahkan bunuh diri

dampak emosional

Merasa kesal atau malu yang menyebabkan hilangnya minat pada hal-hal yang mereka sukai

efek fisik

Merasa lelah atau gejala seperti sakit kepala, luka, atau memar, terutama jika bullying bersifat fisik

efek kinerja

Rendahnya prestasi pendidikan korban atau rendahnya tingkat kehadiran di sekolah/kampus

Dampak bagi pelaku

• Perilaku yang cenderung mudah tersinggung, agresif, kasar, kurang empati, dijauhi orang lain, dll.

Dampak pada penonton (penonton)

• Pemirsa yang tidak melakukan intervensi dapat menganggap bahwa intimidasi adalah perilaku yang dapat diterima secara sosial

• Masyarakat kemudian dapat bergabung dengan pelaku karena takut dia akan menjadi target berikutnya

Harus ada dorongan untuk mengubah perilaku penonton dari penonton (saksi negatif) menjadi sekutu (koalisi anti-intimidasi).

Untuk mencegah terjadinya bullying, dibutuhkan peran penting dari semua pihak dalam ekosistem satuan pendidikan

Pemahaman siswa tentang bullying

Trending:  Pembahasan Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama?

Memulai kegiatan untuk membahas bentuk, cara pencegahan, dan cara penanggulangan bullying di satuan pendidikan

Kepekaan terhadap situasi dan kebutuhan korban

Memperhatikan karakteristik orang yang diganggu dan memberikan bantuan yang sesuai

Buka jalur komunikasi untuk melaporkan kasus

Menetapkan mekanisme dan standar operasional untuk jalur komunikasi pelaporan yang aman dan sensitif

Kebijakan Unit Instruksional Terkait Bullying

Menetapkan mekanisme penanganan kasus yang tepat untuk institusi mahasiswa, unit/departemen, dan departemen, untuk universitas

Inisiatif atau kegiatan pencegahan kekerasan

Mulailah program modul pembelajaran yang menyebarkan pesan dan perilaku yang baik untuk membangun norma anti-intimidasi

kekerasan seksual

Dampak kekerasan seksual

Gangguan pencapaian pendidikan/fungsional korban

Korban kehilangan kesempatan untuk melakukan pendidikan secara aman dan optimal

Kemungkinan menyebabkan cedera:

Siswa putus sekolah

Pendidik dan pegawai kehilangan mata pencaharian di dunia pendidikan dan mendistorsi status satuan pendidikan

perlindungan

Menciptakan lingkungan satuan pendidikan yang bebas dari kekerasan (aman, nyaman dan jauh dari kekerasan) melalui kegiatan preventif

– Wajib menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan/pembelajaran di sekolah dan kegiatan sekolah di luar satuan pendidikan

Orang tua/wali harus segera diberitahu termasuk meminta informasi awal jika ada kecurigaan/gejala akan terjadinya tindak kekerasan yang melibatkan siswa sebagai korban dan pelaku.

Menyusun dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (POS) untuk mencegah tindakan kekerasan dan mensosialisasikannya kepada siswa, guru, tenaga kependidikan, orang tua/wali, komite sekolah dan masyarakat;

Menjalin kerjasama antara lain dengan lembaga psikologi, ormas keagamaan dan pakar pendidikan dalam rangka pencegahan

– Membentuk tim pencegahan kekerasan berdasarkan keputusan direktur, yang terdiri dari:

1) kepala sekolah;

2) Perwakilan guru.

3) Perwakilan mahasiswa.

4) Wakil orang tua/wali.

Trending:  Kunjungi ROG Gaming Zone dan Experience Langsung Laptop NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series

Bagi yang membutuhkan presentasi tentang materi ini, silahkan Unduh disini