Link Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis, Contoh

Kemari jika ingin membaca Manhwa Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis, Contoh Webtoon Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Gratis. Cek artikel ini Baca Pengertian Manhwa, Ciri-ciri, Kegunaan, Jenis, Contoh RAW Gratis sampai habis.

selamat datang di pakdosen.co.id, Jaringan digital untuk berbagi pengetahuan. Kali ini dosen akan membahas tentang perusahaan? Anda mungkin pernah mendengar kata perusahaan? Disini PakDosen membahas secara detail tentang pengertian, sifat, tujuan, bentuk, fungsi, jenis, elemen, contoh. Simak penjelasan berikut ini dengan seksama, dan jangan sampai ketinggalan.

perusahaan

Definisi Perusahaan

Firma adalah suatu bentuk organisasi dimana ada bos, karyawan dan pekerja dan ada produksi barang dan jasa. Tujuan perusahaan pada umumnya adalah untuk mendapatkan keuntungan.


Berikut ini adalah pengenalan perusahaan menurut para ahli, antara lain:


1. CST Kansil

Menurut CST Kansil, korporasi adalah segala bentuk badan usaha yang menjalankan jenis usaha yang tetap dan terus berjalan, serta didirikan, dioperasikan, dan berkedudukan di dalam wilayah negara Indonesia dengan tujuan mencari keuntungan.


2. Morty Sumarni

Menurut Morti Somarni, perusahaan adalah suatu kesatuan kegiatan produksi yang mengolah sumber daya ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan menyediakan kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan.


3. Willem Mullingraf

Menurut Willem Molengraaff, perusahaan adalah keseluruhan usaha yang dilakukan secara terus menerus, bekerja untuk memperoleh penghasilan melalui perdagangan, penyerahan barang atau memperoleh perjanjian bisnis.


4. Ebert dan Griffin

Menurut Ebert dan Griffin, perusahaan adalah organisasi yang memproduksi barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan.


5. Swastha dan Sukotjo

Menurut Swastha dan Sukotjo, perusahaan adalah organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinasikan sumber daya ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.


Fitur Perusahaan

Berikut adalah ciri-ciri perusahaan antara lain sebagai berikut:


  • Operatif artinya ada kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kegiatan produksi dan penyedia/distribusi barang dan jasa.
  • Koordinasi artinya semua pihak perlu berkoordinasi untuk saling mendukung untuk mencapai tujuan.
  • Reguler artinya untuk keberlangsungan perusahaan diperlukan adanya keteraturan yang dapat menunjang kegiatan agar selalu dapat bergerak maju.
  • Dinamis artinya lingkungan selalu berubah sehingga mampu mengikuti dan beradaptasi dengan perubahan.
  • Formal berarti kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
  • Lokasi berarti bahwa perusahaan didirikan di lokasi tertentu di wilayah geografis yang jelas.
  • Layanan bersyarat berarti keberhasilan perusahaan dalam mencapai visi dan misinya di wilayah geografis yang jelas.

Tujuan perusahaan

Beberapa tujuan didirikannya perusahaan antara lain:


  1. Demi tercapainya tujuan karena merupakan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan.
  2. Untuk mendapatkan keuntungan atau profit.
  3. Mendorong laju pertumbuhan ekonomi.
  4. Kami berusaha untuk pemerataan pendapatan.
  5. Penyerapan tenaga kerja.
  6. Produksi barang yang memenuhi kebutuhan konsumen.
  7. Menjaga kelangsungan perusahaan.
  8. Penghematan tenaga kerja.

model perusahaan

Ada beberapa bentuk perusahaan, antara lain sebagai berikut:


1. Kepemilikan Tunggal

Perusahaan Perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh orang perseorangan sebagai pemilik modal, pemimpin atau pengelola. Formulir ini biasanya digunakan untuk usaha kecil yang tidak memerlukan izin khusus. Karena perusahaan dimiliki oleh perorangan maka segala keuntungan dan kerugian akan ditanggung sendiri, tetapi untuk rahasia perusahaan akan lebih baik dan lebih mudah untuk membangun perusahaan perseorangan ini.


2. Kemitraan Terbatas (CV)

CV dimiliki oleh minimal 2 orang dengan maksimal 5 orang. Perusahaan ini lebih mudah berkembang karena modal yang didapat juga lebih besar. Namun tantangannya adalah perusahaan ini lebih rentan terhadap konflik dan tidak mudah untuk menarik kembali modal yang telah ditanamkan, terutama untuk sekutu.


3. Sindikat Perusahaan

Kemitraan perusahaan memiliki CV maksimal, yang bisa sampai 10 orang yang bersekutu untuk mengembangkan perusahaan. Di perusahaan ini, tanggung jawab setiap anggota tidak terbatas. Sedangkan keuntungan dan kerugian akan dibagi berdasarkan jumlah modal yang ditanamkan oleh masing-masing anggota perusahaan. Untuk dapat mendirikan perusahaan ini dengan baik, ada beberapa persyaratan surat resmi yang harus dilengkapi terlebih dahulu.


4. Perseroan Terbatas (PT)

PT terdiri dari pemegang saham yang memiliki kewajiban terbatas sesuai dengan jumlah modal yang diinvestasikan. Jika terjadi kebangkrutan, nama PT bisa dijual. Keuntungan dari bentuk perusahaan ini adalah kelangsungan perusahaan lebih terjamin, mudah mendapatkan kredit bank dan saham yang dimiliki dapat diperjualbelikan. Sementara itu, banyak hal yang perlu dipertimbangkan karena tingginya biaya pendirian, perizinan yang memakan waktu lama dan kerahasiaan perusahaan tidak terjamin.


5. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BUMN adalah perusahaan yang melayani (terutama) kepentingan umum dengan penyertaan modal dari pemerintah. Selain Badan Usaha Milik Negara, terdapat pula Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki oleh pemerintah dengan pimpinan yang ditunjuk langsung oleh gubernur.


6. Yayasan

Perusahaan adalah suatu bentuk badan usaha yang sebenarnya terlibat dalam bidang sosial dan bisnis pada saat yang bersamaan. Atas dasar ini, banyak hal terkait biasanya disebutkan dalam akta pendirian


7. Koperasi

Koperasi adalah suatu bentuk organisasi yang terdiri dari orang-orang yang akan menjalankan usaha berdasarkan asas kekeluargaan, yang modalnya berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib dan hibah dari para anggota itu sendiri. Ada beberapa jenis koperasi yaitu produksi, pemasaran, konsumsi, simpan pinjam


fungsi perusahaan

Beberapa fungsi perusahaan antara lain:


  • fungsi ekonomi Tugas utama perusahaan adalah memantau, menganalisis, dan menyelidiki perekonomian perusahaan itu sendiri.
  • Fungsi akuntansi Yang berguna untuk menjaga aset perusahaan, memastikan prosedur perusahaan dijalankan dengan benar, menjaga keandalan informasi akuntansi dan mendorong efisiensi kerja di dalam perusahaan
  • fungsi produksi Ini adalah kreasi untuk menambah fungsionalitas suatu item atau dapat berupa layanan. Tentunya ada berbagai jenis proses produksi yang dapat disesuaikan dengan bidang perusahaan yang bergerak
  • Fungsi pemasaran Mereka adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan melalui proses pertukaran yang saling menguntungkan antara produsen dan konsumen. Banyak taktik pemasaran yang digunakan setiap perusahaan mengandalkan kreativitas mereka untuk menarik perhatian konsumen
  • Fungsi staf Karyawan atau individu mana yang telah diberi tanggung jawab sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing. Sehingga fungsi personalia juga sangat penting untuk menjaga efektifitas dan efisiensi kerja yang dilakukan di perusahaan agar dapat berfungsi secara optimal seperti yang diharapkan sebelumnya.

Jenis Perusahaan di Indonesia

Berikut ini adalah jenis-jenis perusahaan yang terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain:


1. Jenis perusahaan berdasarkan bidang usaha

    1. perusahaan ekstraktif Ini adalah perusahaan yang berfokus pada eksploitasi sumber daya alam, dimulai dengan ekstraksi, ekstraksi dan pengolahan sumber daya alam yang tersedia. Contoh: tambang batu bara.
    2. perusahaan pertanian Merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tanah atau ladang. Misalnya perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, perikanan darat, peternakan, kehutanan, dll.
    3. perusahaan industri Perusahaan yang memproduksi barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang setengah jadi menjadi barang siap jual. Bisa juga perusahaan yang meningkatkan nilai guna barang.
    4. perusahaan komersial Merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jual beli barang, dan pembelian barang jadi tanpa mengolahnya kembali. Misalnya usaha toko, usaha kecil-kecilan, dan lain-lain.
    5. perusahaan jasa Merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa atau jasa. Misalnya perbankan, asuransi, perhotelan, keuangan dan lain-lain.

2. Jenis Perusahaan Berbasis Kepemilikan

  1. Badan Usaha Milik Negara, yaitu perusahaan yang bermodal dan berbadan hukum negara.
  2. Co-op, sebuah perusahaan yang diketuai dan didirikan oleh para anggotanya.
  3. Perusahaan swasta, yaitu perusahaan yang diketuai dan didirikan oleh sekelompok orang asing (luar negeri).

elemen perusahaan

Beberapa item yang terkandung dalam perusahaan meliputi:


1. Badan usaha

Setiap korporasi memiliki bentuk tertentu, baik yang berbentuk badan hukum maupun tidak.

Contoh: Bisnis, CV, PT, Koperasi, dan lain-lain.


2. Kegiatan di bidang ekonomi

Meliputi bidang industri, perdagangan, jasa dan keuangan.


3. Terus-menerus

Artinya, kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan sebagai sumber penghidupan dilakukan secara terus menerus dan bukan kegiatan sesekali.


4. Tahan lama

Kegiatan bisnis yang dilakukan dalam waktu singkat tidak berubah, tetapi dapat berubah dalam jangka panjang.


5. Dikenal masyarakat

Artinya, perbuatan-perbuatan yang dilakukan itu diketahui dan dimaksudkan untuk umum, diakui dan dibenarkan menurut hukum Negara Republik Indonesia.


6. Menghasilkan Keuntungan

Tujuan perusahaan dalam mendirikan suatu usaha adalah untuk memperoleh keuntungan dari setiap kegiatan usaha.


7. Pembukuan

Dalam menjalankan usahanya tentunya perusahaan harus mencatat hak dan kewajiban yang berkaitan dengan kegiatan usaha, mulai dari permodalan, keuntungan dan kerugian, pembelian bahan baku, dll.


Contoh perusahaan

Berikut adalah beberapa contoh perusahaan antara lain:


  • Perusahaan industri adalah contoh perusahaan yang mengubah barang mentah dan setengah jadi menjadi barang jadi atau meningkatkan nilai pakainya, seperti: Semen daerah, Pupuk Sriwijaya (Persero), PT. Petrokimia Gresik, PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk, Sari Husada, Tbk, B. Calbe Farmasi, TPK, dan sebagainya
  • Perusahaan dagang adalah contoh perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, seperti PT. Matahari Putra Prima Tbk, PT. Indomart, PT. Pahlawan Tbk Supermarket, PT. Carrefour Indonesia, dan sebagainya.
  • Perusahaan jasa adalah contoh perusahaan yang bergerak di bidang jasa, seperti bank, salon kecantikan, jasa konsultan, perusahaan travel, rumah sakit, universitas, perusahaan asuransi, dll. Sebagai contoh, perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia, PT Indonesia, PT.jasa Raharja, PT. Pelayaran Nasional Indonesia, PT. Angkasa Putra (Persero), PT. Asuransi Sinar Mas, dll.

Demikian penjelasan artikel tentang Perusahaan adalah: definisi, karakteristik, tujuan, bentuk, fungsi, jenis, elemen, contoh

Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi semua orang

Check Also

Apa itu VPN dan Bagimana Cara Kerjanya?

Apa itu VPN dan Bagimana Cara Kerjanya?

Apa itu VPN? Singkatan dari Virtual Private Network, itu adalah teknologi jaringan publik yang dapat …