Syarat Honorer Jadi PNS atau PPPK Sesuai Aturan dari Menpan-RB

Adzcentral.com – Pemerintah telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan menghapus status pekerja sementara mulai 2023.

Pegawai tidak tetap yang saat ini masih bekerja pada instansi pemerintah dapat diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Tenaga honorer harus diangkat menjadi pegawai negeri sipil atau PPPK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Aturan itu tertuang dalam Surat Menteri PANRB No. B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani Tjahjo pada 31 Mei 2022.

Dalam surat tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjigo Komulo mengimbau Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di Instansi Pemerintah, Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah (K/L/D) untuk menetapkan status kepegawaian PNS. dari organisasi non-pemerintah. (ASN) paling lambat tanggal 28 November 2023.

Pegawai non-ASN yang terlibat adalah Pegawai Negeri Sipil Non-PNS (PNS), Pegawai Non Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Mantan Pegawai Kehormatan Kelas (THK) II.

Pegawai honorer yang ingin menjadi PPPK atau PNS harus melengkapi persyaratan sebagai berikut.

1. melakukan inventarisasi data pegawai non-ASN atau honorer sesuai ketentuan dan menyampaikan data tersebut kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) paling lambat tanggal 30 September 2022;

2. Penyampaian pernyataan kehormatan harus disertai Surat Pernyataan Tanggung Jawab Tegas (SPTJM) yang ditandatangani oleh PPK;